Thursday, August 1, 2013

Ngoprek Prompt Slackware

Assalammu'alaikum...

Lama gak nulis kagok juga..heheh
Oke skrg aku mau nulis sedikit soal prompt-nya linux... Setelah baca2 tulisan di http://www.tldp.org/HOWTO/Bash-Prompt-HOWTO/x149.html dan tulisannya mas Daniel Robbins di http://www.ibm.com/developerworks/linux/library/l-tip-prompt/#h1 eehh jadi pengen nulis juga.

Bosen dengan penampakan :
bash-4.2$
waktu buka terminal kan? Makanya hayuklah kita belajar ngopreknya dikit hehheh..

Dalam lingkungan Bash, kita bisa otak-atik tampilan prompt dengan mengganti nilai dari variabel PS1, contohnya :

bash-4.2$ PS1="Penampakan prompt Gw -> "
 
maka hasilnya akan menjadi :
 
Penampakan prompt Gw ->

Jika kita mau menampilkan lokasi, waktu, atau fitur2 lain yang sifatnya dinamis, maka bash menyediakan rangkaian perintah yang ada dalam variable PS1, sebagai berikut :

\a   karakter ASCII untuk bunyi bel (bisa juga diisikan \007)
\d   Menampilkan tanggal (format : Tue 30 Jul)
\e   karakter ASCII untuk tombol Esc (bisa juga diketikkan \033)
\h   bagian pertama dari hostname (contoh : dataku)
\H   Hostname penuh (contoh : dataku.domainku.com)
\n   Baris baru
\r    tombol Enter
\t    Menampilkan jam dengan format 24 jam
\T   Menampilkan jam dengan format 12 jam
\w  Menampilkan direktori aktif (misal : /home/andriepm)
\W  Menampilkan nama dari direktori aktif (misal : andriepm)
\u   Menampilkan nama pengguna (username)
\\    Menampilkan backslash
\[    Tanda untuk menampilkan karakter khusus
\]    Tanda yang digunakan untuk maksud tertentu yang disembunyikan


Contoh untuk penggunaannya :
$ PS1="\u@\h \w \$ "
hasilnya :
andriepm@slack ~ $ 

Penampakan diatas masih penampakan yang standard aja, gimana caranya supaya lebih menarik? Bisa diberi warna-warni supaya lebih asik..

0    warna normal            1   warna terang (bold)
30  foreground hitam     40 background hitam
31  foreground merah    41 background merah
32  foreground hijau       42 background hijau
33  foreground kuning    43 background kuning
34  foreground biru         44 background biru
35  foreground ungu       45 background ungu
36  foreground cyan        46 background cyan
37  foreground putih     40 background putih

Gimana caranya? Nih contohnya yakk :
   
               PS1="\[\e[36;1m\][\u@\e[32;1m\]\h \w]$ \[\e[0m\]"

hasilnya:
[andriepm@slacker ~]$

Cukup menarik yakk... Silahkan berkreasi dengan kombinasi kode-kode diatas...

Semoga bermanfaat..

Wassalammu'alaikum

--
andriepm

Wednesday, July 11, 2012

Install Software

Kali ini saya akan menulis bagaimana cara menginstall software/aplikasi dalam slackware...
Dalam hal ini kita akan menggunakan Slackbuilds dot org sebagai repository-nya.


 Pertama-tama masuk ke Slackbuilds lalu cari aplikasi yang diinginkan, atau bisa juga browsing aplikasi yang ada di slackbuilds.org dengan meng-klik tab Repository.

 Misal disini saya akan menginstall game blobwars, download file blobwars-1.18.tar.gz, blobwars.tar.gz, dan blobwars.tar.gz.asc... Cara mendownload bisa langsung dengan klik pada file tersebut, kecuali file blobwars.tar.gz.asc klik kanan lalu pilih Save as..

Setelah semua file di download, buka konsole, lalu masuk ke folder tempat file tadi disimpan...misal file-file tersebut ada di folder Download :
$ cd Download
lalu masuklah sebagai root
$ su
 # tar xzvf blobwars.tar.gz
# mv blobwars-1.18.tar.gz blobwars/
# mv blobwars.tar.gz.asc blobwars/
# cd blobwars

Ubah hak akses menjadi executable :
# chmod +x blobwars.Slackbuild

Jalankan file Slackbuild (jangan lupa titik dan slash nya) :
# ./blobwars.Slackbuild

Jika proses ekstrak file Slackbuild telah selesai, secara default akan terbentuk file dengan extensi txz di folder /tmp, installah paket tersebut :
# installpkg /tmp/blobwars<sesuaikan namanya>.txz

Namun perlu juga ketelitian dalam menginstall file dari Slackbuilds, karena ada aplikasi yang membutuhkan aplikasi pendukung yang harus sudah terinstall sebelumnya. Contoh :
Dari gambar diatas, dapat dilihat bahwa aplikasi FreeCAD membutuhkan xerces, Pivy, dan OpenCASCADE...maka harus menginstall aplikasi-2 itu lebih dahulu, baru dapat menginstall FreeCAD.

Unik, mempesona, dan bikin penasaran...itulah slackware..

Sekian dulu...semoga bermanfaat...lain waktu disambung lagi..


--apm







Monday, July 9, 2012

Update / Upgrade Slackware

Lama ga nulis...jadi suka lupa perintah-perintah dalam slackware tercinta...
Langsung aja, untuk meng-update/upgrade slackware, pertama-tama masuk sebagai root lalu ganti mirror slackpkg dengan mirror lokal :
# vim /etc/slackpkg/mirrors

Hilangkan tanda pagar (#) pada link mirror yang ada, sesuaikan dengan versi Slackware yang digunakan (contoh : Slackware 64 bit versi current, maka http://ftp.paudni.kemdiknas.go.id/slackware/slackware64-current/

Selanjutnya  untuk meng-update database aplikasi yang ada dengan database pada server mirror :
# slackpkg update

Perintah untuk meng-install aplikasi baru dari server ke pc :
# slackpkg install-new

Perintah untuk meng-upgrade semua aplikasi yang ada sesuai dengan aplikasi pada server mirror (perlu diperhatikan daftar aplikasi dengan aplikasi yang ada, pada bagian bawah window ada penjelasan tentang aplikasi yang terinstall di pc) :
# slackpkg upgrade-all

Perintah untuk membersihkan system dari aplikasi lama yang tidak diperlukan (aplikasi yang diinstall dari pihak ketiga akan dianggap tidak sesuai, sehingga perlu ketelitian dalam melakukan perintah ini) :
# slackpkg clean-system

Yang jelas perlu kesabaran dalam melakukan perintah update/upgrade ini, karena system akan mendownload dan menginstall aplikasi satu-persatu.

Sebagai tambahan, untuk meng-update database slackware :
# updatedb

Ok, sekian dulu tulisan hari ini. Nanti sambung lagi, semoga bermanfaat.
--apm98

Tuesday, January 17, 2012

Install Driver ATI/AMD Graphics

Trial and error...metoda yang asik buat belajar linux heheh... Googling, nyari-nyari, nyoba, kalo salah...hapus lagi...ulang lagi hohoho... Tapi ga membuat aku kapok belajar linux terutama slackware...

Disini aku mau nulis tentang pengalamanku menginstall driver ATI/AMD Graphics, tentunya setelah googling :)...

1. Download driver ATI/AMD Graphics dari websitenya : AMD Graphics (link 64 bit)
2. Setelah selesai download, file hasil download tadi aku pindahkan ke direktori /usr/src/
# mv ati-dr* /usr/src/

3. Kemudian masuk ke direktori /usr/src/ dan ubah mode nya menjadi execute,
# cd /usr/src/
# chmod +x ati-driver-installer-11-12-x86.x86_64.run
4. Lalu lakukan perintah untuk menjalankan installer -- disini aku tidak menggunakan perintah --buildpkg, karena setelah beberapa kali mencoba, aku mendapatkan grafik yang patah-patah, dan  Desktop Effects pada KDE tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
# ./ati-driver-installer-11-12-x86.x86_64.run

5. Lakukan instalasi secara manual.

    Lalu lakukan 
 # aticonfig --initial
    Setelah itu reboot...dan berhasil... :)

Thursday, January 12, 2012

Upgrade Kernel 3.2

Kali ini aku akan mencoba berbagi pengalaman tentang mengupgrade kernel pada Slackware 13.37... Kernel awal dari Slackware 13.37 adalah Kernel 2.6.37, sebenarnya aku sudah mengupgrade ke Kernel 3.1.6... tapi karena penasaran ama Kernel 3.2.. yaa aku upgrade lagi... dan Alhamdulillah dengan langkah yang sama tidak ada masalah..

Referensi yang aku gunakan dari imron02.blogspot.com (makasih mas Imron).. Oke langsung aja :

1. Download kernel yang mau dipakai di www.kernel.org

2. Setelah selesai, masuk sebagai root (dengan perintah su), kemudian masuk ke folder dimana file hasil download disimpan.

3. Ekstrak file hasil download tadi, dan hasil ekstrak langsung berada di /usr/src
# tar xjvf linux-3.2.tar.bz2 -C /usr/src/

4. Kemudian masuk ke direktori hasil ekstrak
# cd /usr/src/linux-3.2/
5. Baca file README... kalau ada perintah untuk make mrproper.. ikutin dulu perintahnya :
# cat README | more
# make mrproper

6. Langkah pertama untuk compile kernel sudah dilakukan, selanjutnya lihat dulu isi dari direktori /boot
# ls /boot

7. Kemudian copy file konfigurasi awal (yang aktif) ke direktori /usr/src/linux-3.2 dengan nama baru .config (menggunakan titik)..disini karena aku sudah pernah upgrade kernel sebelumnya, maka yang digunakan adalah konfigurasi kernel 3.1.6 yang telah sesuai sebelumnya.
# cp /boot/config-3.1.6-kernel-baru /usr/src/.config

8. Kemudian adalah membuat shortcut (symbolic link) pada arsip kernel yang baru, sebelumnya shortcut yang lama harus dihapus terlebih dahulu.. posisi berada di direktori /usr/src/
# cd /usr/src/
# rm linux
# ln -s linux-3.2 linux

9. Kemudian masuk ke direktori linux baru melalui sym-link-nya :
# cd linux

10. Langkah selanjutnya membutuhkan ketelitian yang tinggi, kita harus kenal dengan spesifikasi hardware yang digunakan, untuk itu sebelumnya ada baiknya menjalakan perintah lspci... perintah untuk membuat konfigurasi ini ada bermacam2 (pilih saja salah satu) :
     - make xconfig (jika menjalankannya pada modus grafik X)
     - make oldconfig (akan ditanyai dengan semua pertanyaan pada modus teks)
     - make menuconfig (dengan modus grafik standard)
   Tidak masalah dengan mana yang akan dipilih, yang penting adalah jawabannya sesuai dengan spesifikasi hardware yang digunakan, dan sesuai dengan tujuan atau kepentingan kita... setelah itu jangan lupa untuk menyimpannya (save)..

# lspci
# cat /proc/cpuinfo
# make menuconfig

11. Langkah selanjutnya adalah membuat image kernel
# make bzImage
     Lumayan lama...bisa sambil makan dulu heheh

12. Kemudian membuat modul-modul yang telah kita tentukan tadi..
# make modules
       Yang ini juga lumayan lama

13. Setelah modul-modulnya selesai dibuat, maka selanjutnya adalah menginstal modul-modul tersebut
# make modules_install

14. Selanjutnya copy image kernel, konfigurasi, dan system map baru ke direktori /boot
# cp arch/x86/boot/bzImage /boot/vmlinuz-3.2-newkernel
# cp System.map /boot/System.map-3.2-newkernel
# cp .config /boot/config-3.2-newkernel
# cd /boot
# rm vmlinuz
# rm System.map
# rm config
# ln -s vmlinuz-3.2-newkernel vmlinuz
# ln -s System.map-3.2-newkernel System.map
# ln -s config-3.2-newkernel config
#mv initrd.gz initrd-lama.gz

15. Kemudian membuat initrd agar kernel dapat menggunakan partisi root. Posisi kita saat ini masih berada dalam direktori /boot
# fdisk -l    (untuk melihat partisi)
# mkinitrd -c -k 3.2 -m jbd:ext4 -f ext4 -r /dev/sda4

  Perlu diperhatikan adalah tipe file-system, sesuaikan dengan yang digunakan saat menginstal Slackware (dalam hal ini yang aku gunakan adalah tipe ext4), lalu tempat partisi sistem linux jangan sampai salah (sebaiknya sebelum menjalankan mkintrd, lakukan dulu perintah fdisk -l untuk meyakinkan letak partisi sistem linux).
16. Lalu edit lilo atau grub. Aku menggunakan lilo, dan editor vim..
# vim /etc/lilo.conf
   edit dan tambahkan pada bagian :
    
# Linux bootable partition config beginsimage = /boot/vmlinuz
initrd = /boot/initrd.gz
root = /dev/sda4
label = Slackware
read-only
# Linux bootable partition config ends
# Linux Kernel Dokter jaga 24 jam
image = /boot/vmlinuz-3.1.6-kernel-baru
initrd = /boot/initrd-lama.gz
root = /dev/sda4
label = SlackwareJaga
read-only
# Linux bootable partition config ends


17. Setelah mengedit, simpan...kemudian pada lakukan :
# lilo -v
18. Akhirnyaaa selesai sudah perjuangan mengupgrade kernel heheh...eitttss langkah selanjutnya adalah baca Bismillah lalu  reboot pc atau laptopnya.... Alhamdulillah...berhasil...untuk membuktikan :
# uname -a






Saturday, December 31, 2011

Setelah Menginstall Slackware

Oke, sekarang akan saya lanjutkan langkah-langkah yang saya lakukan setelah saya selesai menginstall Slackware (seperti pada tulisan sebelumnya)...

Yang pertama saya lakukan adalah mengupdate Slackware menjadi Slackware64-current melalui repository (tentunya setelah saya login sebagai root terlebih dahulu), ada 3 mirrors repository Indonesia yang saya ketahui :
dengan cara, mengubah/mengisikan salah satu alamat diatas pada file /etc/slackpkg/mirrors menggunakan editor vim :

#vim /etc/slackpkg/mirrors

defaultnya mirrors repository UKDW dan UI sudah ada dalam file tersebut, tinggal menghapus tanda '#' saja, namun untuk mirrors repository Kemdiknas belum tercantum, sehingga harus diisikan secara manual (ditambahkan).
Perlu diingat bahwa untuk menggunakan perintah slackpkg, hanya beraku untuk satu mirrors saja. Jadi pilih salah satu saja dari ketiga mirror diatas.
Setelah menentukan mirrors yang digunakan, simgrpan perubahannya. Kemudian ketikkan perintah slackpkg update
#slackpkg update

tunggu sampai prosesnya selesai.....

#slackpkg upgrade-all

Proses upgrade tergantung dari koneksi internet...tunggu sampai selesai.. Saya juga melakukan perintah :

#slackware install-new

Setelah mengupgrade Slackware, langkah selanjutnya saya membuat akun user biasa..

#adduser


Isikan nama user yang dikendaki, dan grup yang akan digunakan....hingga mengetikkan password untuk user baru tersebut.

Sekian dulu tulisan hari ini, lain waktu saya lanjutkan tulisan pengalaman saya..
Selamat Tahun Baru 2012.... Semoga bermanfaat..

--apm98

Friday, December 30, 2011

Instalasi Slackware

Tulisan ini saya buat untuk sekedar berbagi dan tentunya sebagai catatan juga buat saya. Saya baru saja mengenal linux, khususnya Slackware, dan langsung tertarik...mungkin karena penasaran saya karena untuk menginstall suatu driver tertentu atau aplikasi tertentu memerlukan perjuangan yang mengasyikkan, tidak cuma sekedar "klak-klik" saja heheheh... Setelah menerawang dengan bantuan mbah google, akhirnya saya dapat referensi untuk saya praktekkan, beberapa referensi mungkin nantinya lupa saya cantumkan, karena saya memang udah lupa link-nya (mohon maaf ), tanpa ada maksud untuk plagiat sedikitpun... Sekali lagi saya masih sangat pemula dalam dunia Linux dan Slackware, tapi belajar dan belajar jadi motifasi saya untuk lebih mengenal distro ini.

Oke cukuplah pendahuluannya, saya mulai saja :) Saya menginstall Slackware64 13.37 pada netbook ASUS 1215B, dengan spesifikasi prosesor AMD E450, grafik Radeon HD6320, ethernet Atheros, dan wireless Broadcom 4313. Referensi yang saya gunakan dalam belajar slackware, diantaranya :
- www.slackware.com
- slackbuilds.org
- Planet Slackware Indonesia
- daniiswara.net
- milis slackware (id-slackware google group)
- Makassar-Slackers
- www.palembang-slackers.org
- www.walecha.net, dll

Langkah-langkah saya dalam menginstall Slackware dalam netbook dualboot dengan windows7 (bawaan dr netbook) --seperti yang saya dapatkan dari beberapa referensi :

1. Setelah mendownload source dvd slackware64 13.37 dari http://repo.ukdw.ac.id/slackware/slackware64/ dan di burn ke dvd, siapkan partisi untuk instalasi slackware, saya menggunakan shrink-nya win7.

2. Kemudian restart, dan masuk ke BIOS untuk mengubah urutan boot, menempatkan boot melalui dvd-rom pada urutan pertama, lalu simpan dan keluar.

3. Lapie akan langsung reboot dan masuk ke program instalasi slackware seperti pada gambar :

   ketikkan root, sehingga akan masuk ke CLI superuser root

4. Untuk mengetahui konfigurasi partisi harddisk, ketikkan fdisk -l, agar nantinya tidak salah dalam memilih partisi untuk menginstall Slackware.

5. Kemudian ketikkan perintah cfdisk untuk mengatur konfigurasi partisinya. Dalam hal ini saya menggunakan referensi dari situs Pak Walesa. Setelah mengatur konfigurasinya, jangan lupa mengubah Type partisi untuk Linux-Swap menjadi 82. Lalu arahkan ke Write, tekan Enter. Setelah selesai Quit.

6. Setelah pengaturan partisi selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan setup untuk menginstall Slackware, ketikkan setup. Mulailah proses penginstallan :)

7. Pilih ADDSWAP untuk menginstall partisi swap, sehingga akan seperti :
    partisi swap yang akan muncul tentunya sesuai dengan partisi swap yang telah dibuat pada langkah 5. Ikuti langkah-langkah instalasi pada partisi ini :

   Setelah selesai pembuatan partisi swap :

8. Kemudian sistem akan membaca partisi-partisi yang ada, untuk partisi linux yang telah dibuat sebelumnya akan ditanyakan apakah akan menggunakan Quick Format atau Check (untuk memeriksa badblocks) :
 
    lalu memilih jenis filesystem yang akan digunakan, dalam hal ini saya menggunakan ext4.


    demikian seterusnya hingga, semua partisi yang telah dibuat sebelumnya diformat. Dan selain partisi root
    sebaiknya diberi nama, seperti pada langkah 5.

9. Setelah langkah format partisi, jika menginstall dualboot maka setup akan menanyakan hak akses tiap-tiap partisi (selain yang telah ditentukan diatas). Kemudian penginstallan Slackware segera dimulai...
    karena saya menginstall lewat dvd, maka saya memilih no 1
   tekan Enter, untuk penginstallan secara otomatis.
   untuk memilih kategori software yang akan diinstall, pilih  OK.
     
  pilih full.....Maka proses instalasi berjalan :
  tunggu hingga proses instalasinya selesai (tidak lama, pada lapie saya tidak sampai 1 jam).. kemudian akan muncul opsi jika kita ingin membuat USB boot stick...
   karena saya tidak mau membuatnya, maka saya pilih Skip.

10. Langkah selanjutnya adalah membuat LILO (Linux Loader)...
   pada tahap ini saya memilih, expert...bukan karena saya ahli, tapi sebelumnya saya pernah mencoba  simple, hasilnya MBR Windows jadi rusak...mungkin pengalaman saya tidak sama dengan yang lain. Pada menu  expert, saya memilih Begin LILO, kemudian ADD Linux (untuk menentukan letak partisi root Slackware), dan ADD Windows (untuk menentukan letak partisi windows), lalu End LILO (saya lupa nama pilihannya).. :), kemudian untuk pengaturan frame buffer console...saya memilih 1024x768x64k..
   untuk extra parameters, saya tekan Enter saja (soalnya ga ngerti :D)..
   kemudian pilih No....
   untuk menuliskan LILO saya memilih Root..untuk menghindari penimpaan MBR Windows..
   selanjutnya adalah menentukan mouse, sesuaikan dengan pilihan (dalam hal ini saya memilih usb)
   kemudian pilih Yes
   untuk mengatur konfigurasi Network (hostname, dan domain) pilih Yes, jika akan mengaturnya setelah instalasi, pilih saja No....
   kemudian untuk memilih servis2 yang akan dijalankan system Slackware pada awal booting...secara default telah terseleksi, namun jika ada paket tambahan yang ingin dipilih tekan spasi pada paket yang diinginkan, kemudian Ok...
   lalu akan ditanyakan tentang font yang akan digunakan, pilih No saja... :)
   dan pengaturan waktu berdasarkan UTC...pilih  NO...
   kemudian sesuaikan TimeZone untuk mengatur waktu sesuai dengan daerah kita...

11. Langkah selanjutnya adalah memilih Desktop Environment yang akan digunakan nantinya (tentunya setelah mengetikkan startx, karena default Slackware adalah CLI...)

12. Lalu ketikkan password untuk root (superuser)...
   selesai sudah langkah-langkah instalasi Slackware.... :)
  keluar dari menu instalasi dengan memilih EXIT kemudian ketikkan reboot atau tekan Ctrl-Alt-Del untuk merestart lapie...

13. Setelah selesai menginstall Slackware, karena saya menginstall dualboot dengan Windows.. saya masuk ke kWindows terlebih dahulu. Kemudian dengan menggunakan software EasyBCD saya mengatur konfigurasi pilihan OS pada saat awal boot, dengan memasukkan OS Linux Slackware ke dalam menu pilihan boot.

14. Kemudian lapie saya restart lagi, dan memilih Slackware pada menu awal boot untuk masuk ke Slackware....

Demikian dulu tulisan saya mengenai langkah-langkah instalasi Slackware pada lapie saya. Terima kasih kepada semua sumber yang telah membantu saya baik langsung maupun tidak langsung, dan mohon maaf bagi sumber yang tidak tersebut dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat..

--apm98