
Tulisan ini saya buat untuk sekedar berbagi dan tentunya sebagai catatan juga buat saya. Saya baru saja mengenal linux, khususnya Slackware, dan langsung tertarik...mungkin karena penasaran saya karena untuk menginstall suatu driver tertentu atau aplikasi tertentu memerlukan perjuangan yang mengasyikkan, tidak cuma sekedar "klak-klik" saja heheheh... Setelah menerawang dengan bantuan mbah google, akhirnya saya dapat referensi untuk saya praktekkan, beberapa referensi mungkin nantinya lupa saya cantumkan, karena saya memang udah lupa link-nya (mohon maaf ), tanpa ada maksud untuk plagiat sedikitpun... Sekali lagi saya masih sangat pemula dalam dunia Linux dan Slackware, tapi belajar dan belajar jadi motifasi saya untuk lebih mengenal distro ini.
Oke cukuplah pendahuluannya, saya mulai saja :) Saya menginstall Slackware64 13.37 pada netbook ASUS 1215B, dengan spesifikasi prosesor AMD E450, grafik Radeon HD6320, ethernet Atheros, dan wireless Broadcom 4313. Referensi yang saya gunakan dalam belajar slackware, diantaranya :
-
www.slackware.com
-
slackbuilds.org
-
Planet Slackware Indonesia
-
daniiswara.net
- milis slackware (id-slackware google group)
-
Makassar-Slackers
-
www.palembang-slackers.org
-
www.walecha.net, dll
Langkah-langkah saya dalam menginstall Slackware dalam netbook dualboot dengan windows7 (bawaan dr netbook) --seperti yang saya dapatkan dari beberapa referensi :
1. Setelah mendownload source dvd slackware64 13.37 dari http://repo.ukdw.ac.id/slackware/slackware64/ dan di burn ke dvd, siapkan partisi untuk instalasi slackware, saya menggunakan shrink-nya win7.
2. Kemudian restart, dan masuk ke BIOS untuk mengubah urutan boot, menempatkan boot melalui dvd-rom pada urutan pertama, lalu simpan dan keluar.
3. Lapie akan langsung reboot dan masuk ke program instalasi slackware seperti pada gambar :
ketikkan
root, sehingga akan masuk ke CLI superuser root
4. Untuk mengetahui konfigurasi partisi harddisk, ketikkan fdisk -l, agar nantinya tidak salah dalam memilih partisi untuk menginstall Slackware.
5. Kemudian ketikkan perintah
cfdisk untuk mengatur konfigurasi partisinya. Dalam hal ini saya menggunakan referensi dari
situs Pak Walesa. Setelah mengatur konfigurasinya, jangan lupa mengubah
Type partisi untuk
Linux-Swap menjadi 82. Lalu arahkan ke
Write, tekan Enter. Setelah selesai
Quit.
6. Setelah pengaturan partisi selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan setup untuk menginstall Slackware, ketikkan setup. Mulailah proses penginstallan :)
7. Pilih
ADDSWAP untuk menginstall partisi
swap, sehingga akan seperti :
partisi swap yang akan muncul tentunya sesuai dengan partisi swap yang telah dibuat pada langkah 5. Ikuti langkah-langkah instalasi pada partisi ini :
Setelah selesai pembuatan partisi swap :
8. Kemudian sistem akan membaca partisi-partisi yang ada, untuk partisi linux yang telah dibuat sebelumnya akan ditanyakan apakah akan menggunakan Quick Format atau Check (untuk memeriksa badblocks) :
lalu memilih jenis filesystem yang akan digunakan, dalam hal ini saya menggunakan ext4.
demikian seterusnya hingga, semua partisi yang telah dibuat sebelumnya diformat. Dan selain partisi root
sebaiknya diberi nama, seperti pada langkah 5.
9. Setelah langkah format partisi, jika menginstall dualboot maka setup akan menanyakan hak akses tiap-tiap partisi (selain yang telah ditentukan diatas). Kemudian penginstallan Slackware segera dimulai...
karena saya menginstall lewat dvd, maka saya memilih no 1
tekan Enter, untuk penginstallan secara otomatis.
untuk memilih kategori software yang akan diinstall, pilih
OK.
pilih
full.....Maka proses instalasi berjalan :
tunggu hingga proses instalasinya selesai (tidak lama, pada lapie saya tidak sampai 1 jam).. kemudian akan muncul opsi jika kita ingin membuat USB boot stick...
karena saya tidak mau membuatnya, maka saya pilih
Skip.
10. Langkah selanjutnya adalah membuat LILO (Linux Loader)...
pada tahap ini saya memilih, expert...bukan karena saya ahli, tapi sebelumnya saya pernah mencoba simple, hasilnya MBR Windows jadi rusak...mungkin pengalaman saya tidak sama dengan yang lain. Pada menu expert, saya memilih Begin LILO, kemudian ADD Linux (untuk menentukan letak partisi root Slackware), dan ADD Windows (untuk menentukan letak partisi windows), lalu End LILO (saya lupa nama pilihannya).. :), kemudian untuk pengaturan frame buffer console...saya memilih 1024x768x64k..
untuk
extra parameters, saya tekan Enter saja (soalnya ga ngerti :D)..
kemudian pilih No....
untuk menuliskan LILO saya memilih Root..untuk menghindari penimpaan MBR Windows..
selanjutnya adalah menentukan mouse, sesuaikan dengan pilihan (dalam hal ini saya memilih usb)
kemudian pilih
Yes
untuk mengatur konfigurasi Network (hostname, dan domain) pilih Yes, jika akan mengaturnya setelah instalasi, pilih saja No....
kemudian untuk memilih servis2 yang akan dijalankan system Slackware pada awal booting...secara default telah terseleksi, namun jika ada paket tambahan yang ingin dipilih tekan spasi pada paket yang diinginkan, kemudian Ok...
lalu akan ditanyakan tentang font yang akan digunakan, pilih
No saja... :)
dan pengaturan waktu berdasarkan UTC...pilih
NO...
kemudian sesuaikan TimeZone untuk mengatur waktu sesuai dengan daerah kita...
11. Langkah selanjutnya adalah memilih Desktop Environment yang akan digunakan nantinya (tentunya setelah mengetikkan startx, karena default Slackware adalah CLI...)
12. Lalu ketikkan password untuk root (superuser)...
selesai sudah langkah-langkah instalasi Slackware.... :)
keluar dari menu instalasi dengan memilih EXIT kemudian ketikkan reboot atau tekan Ctrl-Alt-Del untuk merestart lapie...
13. Setelah selesai menginstall Slackware, karena saya menginstall dualboot dengan Windows.. saya masuk ke kWindows terlebih dahulu. Kemudian dengan menggunakan software EasyBCD saya mengatur konfigurasi pilihan OS pada saat awal boot, dengan memasukkan OS Linux Slackware ke dalam menu pilihan boot.
14. Kemudian lapie saya restart lagi, dan memilih Slackware pada menu awal boot untuk masuk ke Slackware....
Demikian dulu tulisan saya mengenai langkah-langkah instalasi Slackware pada lapie saya. Terima kasih kepada semua sumber yang telah membantu saya baik langsung maupun tidak langsung, dan mohon maaf bagi sumber yang tidak tersebut dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat..
--apm98